Friday, 2 June 2017

Kisah Forex Trader Malaysia


Pengalaman dan Kisah nyata ku Menjadi Master Forex Trader Pengalaman dalam dunia investasi khususnya FOREX saya pelajari kira - kira pada bulan juni 2010. Awalnya memang coba-coba setelah baca - baca buku tentang FOREX di gramedia (cuma numpang baca parah deh). Kebetulan waktu ke gramedia saya bersama pacar (tão doce) ketika asyik membaca lagi serius pacar ku berkata Apa maz itu palsu alias penipuan tapi saya cuek bebek saja sampai - sampai dia bosan nungguin saya membaca hahaha. ). Memang sebelum saya mengerti dan mengenal dunia FOREX saya lebih dulu mengenal PTC-PTR-PTS dan sebagainya, karena katanya banyak orang yang sukses dengan bisnis itu (memang banyak yang sukses tapi saya kurang beruntung :() tanpa saya sadari ternyata untuk mendapatkan dollar di PTC - PTR-PTS dan sebagainya itu sangat lama dan sangat menguras tenaga dan emosi (kayak kuli saja hehehe) dan akhirnya saya tinggalkan. Setelah numpang baca di gramedia (agradecimentos gramediam) saya mencoba untuk membuka conta FOREX di MARKETIVA karena di marketiva kita akan mendapatkan bônus Sebesar 5 USD no mercado (suka yang gratis neh :)) Berbekal panduan yang sekilas saya baca saya pun COMPRAR POSISI sembarangan alias membabi buta yang penting principal, karena saya pikir kalau tidak COMPRAR no pasti VENDER. Karena pilihan transaksi di forex cuma dua yaitu COMPRAR atau VENDER mudah bukan. Dengan prinsip seperti itu ternyata saya mengalami PERDA. (Untung gratis hehehe) Tapi saya tidak pernah patah semangat walaupun telah mengalami LOSE karena saya yakin INVESTASI FOREX bukan sekedar investasi biasa. Saya kumpulkan semua refrensi dari internet dan saya pelajari tentang forex lebih dalam lagi. Setelah mendapat ilmu yang sedikit aku pelajari, saya berniat untuk membuka conta baru lagi di marketiva agar Dapat bonus lagi 5 USD dan melakukan depósito sebesar 10 USD, tapi apa yang terjadi conta saya di banned karena mempunyai lebih dari satu account marketiva. Setelah menghubungi CS ternyata saya di maafkan dan conta saya bisa dibuka (parah :)). Setekah beres saya bergegas membeli modem PCHP inteligente (walaupun duitnya ngutang) kenapa saya berani berhutang ke teman saya. Karena saya ke PDan setelah belajar foreng dengan referensi yang aku dapatkan de internet dan berpikir akan cepat kembali modal. Semuanya lengkap modem PCHPModal 15 USD tinggal mainnya saya pikir. Setelah mulai bermain ternyata semua tidak sesuai rencana alias GATOT (gagal total) untuk mengakses FERRAMENTAS forex atau PLATAFORMA MARKETIVA dimana tempat kita bertransaksi dibutuhkan koneksi yang STABIL. Alhasil dengan sisa uang yang ada saya terpaksa bertransaksi di warnet lagi :( PC pun nganggur sampai berdebu. Lama bermain modal saya bertambah menjadi 19 USD dari 15 USD wah. Semangat rasanya tapi itu tidak bertahan lama. Ke esokan harinya saya mendapatkan transaksi - 11 USD Karena saya tidak menutup transaksi sewakutu transaksi di malam hari dan memang sengaja tidak saya tutup karena pada waktu itu saya mengalami - 2 USD. Saya pikir emaneman jadi saya biarkan. Karena saya kurang berpengalaman akhirnya saya tutup transaksi itu sampai - 11 USD. Setelah Kejadian itu permainan forex ku sudah tidak sehat, ordem posisi membabi buta ditambah HUTANG yang di tagih-tagih sama teman (paraaaah) dan saya mengalami kegagalan ke dua kalinya dengan beban hutang dan ditambah ORANG TUA ku selalu meMARAHI saya setiap hari karena saya TIDAK BEKERJA alias PENGANGGURAN dan lagi aku di OLOK - OLOK sama. (Sensor) seraya berkata ngapain kamu mainkerja di warnet karena belum tentu bisa di cairkan uang Nya (menyedihkan hiks. Hiks ) Tapi saya tidak pernah meninggalkan shalat dan menghadapi OLOKan dengan senyuman emmmuach. (Tão doce) Berpikir benda berharga saya tinggal PCHPRp.50.000 (wah. Lengkap banget hahaha.) Pikiran mulai jernih dan tertuju pada HP inteligente ku yang gratis internet selama tiga bulan. Saya pikir cari TEMAN SEBANYAK - BANYAAAAKNYA. Dalam bidang foreng melalui FACEBOOKS. Wah. Ternyata banyak sekali, akhirnya saya pede amigo semua yang ada dari Grupo forex satu ke Grupo yang lainnya (ampek mau putus neh jari) Alhasil saya menemukan teman yang baaaaik hatinya namanya. (Panggil saja bunga wahahaha kayak berita pemerkosaan saja, asthaugfirullah) Dari ilmu teori - teori yang saya pelajari setelah mengalami kegagalan yang ke dua. Saya tanyakan semua inédito, com uma palavra e uma tela, diz uma pelávara, tentando forex, e criou-se a um baru ku menjawab semua pertanyaanku dan sekecil apapun pertanyaanku. Lama saling kenal di facebook sampai - sampai saya curhat kalau saya PERDER dan mempunyai HUTANG serta PENGANGGURAN (wah. Parah neh saya) Dengan kejadian yang aku alami akhirnya dia membantu saya danel merceo ke pulau sebrang dengan uang Rp. 800,000 yang dia transferência ke rekeningku untuk mengunjunginya sekaligus BELAJAR dan BEKERJA karena kebetulan dia mempunyai nasabah investidor forex. Nah. Disanalah aku belajar tentang FOREX sampai saya menjadi bisa dan tau tentang arah mercado pergerakan dan sebagainya. Sábio 20 de junho de 2009 salam semua .. mesti ramai yg mengharapkan cerita yg hebat dlm tajuk ni. Sampai diletakkan bawah tajuk brainstorming. Maap bebanyak ler mengecewakan korang kalini. Nanti korang tau la ok. Cheers ... cerita ni tak detail sangat. Setakat perjalanan dan pengalaman. Sama macam korang jugak dan semua trader2 forex, pada awalnya aku tak tau apa2 pun pasal forex. Tak pernah ujud dlm kepala aku yg forex ni boleh comércio pakai internet. Boleh depo, boleh retirar. Sesuatu yg muito bom para ser verdade. Sebagai seorang yg berpendidikan rentah, semestinya la aku tolak mentah2 semua yg berunsur muito bom para ser verdade ni. Awal tahun 2006. sorang jiran aku bercerita tentang forex. Plataforma, marketiva dan northfinance. Semestinya aku berminat sebab aku dah dapat kenal seorang trader. Seorang yg bercerita atas pengalaman sendiri. Yg aku betul2 nak tau masa tu adalah depo dan retirar. Sebab topik tu yg menjadi penghalang aku dari mendekati forex ni. Masa tu aku belajar kenal dgn e-currency. E-gold adalah pilihan ramai pada masa tu. Tak lama lepas tu, minat dah timbul. Tapi pengalaman takde ilmu apatah lagi. Aku buat tawaran kat jiran tu. Aku nak kasi dia modal. Soma total rm16k. Dgn akad, perda dibenarkan adalah 6k. 10k jgn jejas. Setelah depersetujui, sebijik akaun di buka di northfinance. Descreva o método adalah e-gold. Tak payah cerita panjang, beberapa bulan pertama, dlm 4 ribu berjaya diwithdraw. Lepas tu akaun keras dan tak lama kemudian MC. Jiran aku tu cabut. Hilang sampai sekarang .. seiring dgn pembukaan akaun nothfinance tu, aku buka juga akaun demo utk aku main2. Akaun life tu aku cuma dpt tgk bila gi rumah jiran aku tu je. Bila akaun life tu MC, akaun demo aku dah double. Apa cerita. Dgn ilmu yg cetek a partir de uma demonstração para o modal aku utk terus bertrading forex. Registre-se aku dgn marketiva pada awal 2007. tonggang terbalek aku kat sana. Sempat la berkenalan dan berym dgn beberapa trader sana. Otai2 spt anuarinvestor, greathafiz, sirnoon, agnespudding, hanif, nasir, zuljaala. Byk lagi la. Otai2 ni memang dah ada sana hari pertama aku masuk chatroom. Tah tahun bila dorang começa a negociar aku pun tak tau. Agnespudding tu yg memperkenalkan aku pada sistem strategy. Tq banget2 :). Walaupun aku tak ikut strategy dia. Minda aku dah terbuka pada estratégia. Biasa la trader baru. Não conhecida por rugi silih berganti. Macam2 cara diguna. Segala indi amek. Segala ebook dibaca. Tapi masih sama. Lama kelamaan aku dah nampak camna nak perda de elak. Guna modal, sob a forma de comércio halus2. Tapi ada masalah lain. Kat mv takleh buka lebih dari 50pos termasuk ordem pendente. Chehh. Cam Hampeh. Camni punya syarat punia. Kat tnc takde lak sebut. Aku mula kuarkan duit aku dari sana. Lagi sekali masalah datang. Nak retira o principal payah da bkn. Layanan macam aku ni pencuri. Setiap kali retira terpaksa menjalani sesi soalsiasat yg panjang. 2008 tiba2 muncul broker baru. Liteforex. Boleh depo pakai localbank. Saat yg paling aku tunggu. Semua dana dari mv aku pindahkan ke broker baru tu. Bahagia betul boleh guna local depo. Retire o túnis takde kena soalsiasat. Sampai 4 akaun aku bukak kat broker baru tu. Kusangka panas hingga kepetang, rupanya hujan ditgh hari. Bila ramai yg masuk lite, masalah mula datang. IB dah mula tak cukup tangan. Desculpe, por favor, dah mula bertangguh. Akaun afiliado aku kena delete pun IB takleh buat apa. Lucro kena apagar pau IB takleh buat apa (atau taknak buat apa2). Datang pulak instaforex tgh2 aku panas dgn lite. Masuk2 dgn iklan bergegar2. Aku mintak broker tu lantik local IB kat forum. Setakat iklan je gegar2, aku pun boleh. Memeranjatkan. Sekali 4 IB broker tu lantik. Otai yg lama aku kenal, anuarinvestor dan greathafiz jadi antara IB yg dilantik. Sepantas kilat aku register dgn broker baru tu. Depo sikit2 mana yg ada. Pindahkan Dana Dari akaun Liteforex. Tnggal 1 je akaun yg aktif di liteforex. Puas hati aku. ele Ele. Kerjaya forex dah mula mengambil alih kerjaya lain. Tumpuan pada forex chama dah lebih dari 60 dari lain2. Aku dah fulltimer forex dan kerjaya lain sebagai partime. Aku ni jenis yg tak komplen banyak. Layankan je la. Berapa dapat tu la makan. Mujur juga aku tak tinggalkan kerja lama utk jadi fulltimer. Bulan 8 2008 Bencana datang. Crash do mercado. Tak pernah aku alami bencana ni. Akaun di liteforex mengecil. Akaun di insta ada 8 tinggal satu. 7 akaun MC. Secara mendadak usaha aku selama ni lenyap depan mata. Tahun berganti. 2009 menjelma. Crash do mercado de trauma masih belum reda. Modal dah mengecil, renda malhada de dari kerja lain pun semakin. Aku mula hilang punca. Dinging Didepan, gaung Dibelakang. Aku tak mampu bertahan kalau market crash lagi. Aku tak nampak dari mana aku nak depo kalau akaun aku licin semua. Aku mula tercari2 cara utk bertahan kalau berlaku crash do mercado. Aku mesti dapatkan juga cara tu. Keluarga aku jadi taruhan. Cuma aku harapan menyara keluarga. Aku tak boleh gagal. Sepajang 2009 belum berlaku kegilaan. Cuma beberapa pair keluar dari range. Akaun dah betambah semula. Dapat balek 8 akaun walaupun 5 darinya akaun cilik. Semakin Lama, perjalanan forex tak jadi semakin mudah. Dados sentiasa berubah. Tiada lagi pattern tetap utk diraih. Tiada lagi par2 jinak utk main tembak2 pip. Alang2 ganas, aku perpaling kepada emas. Akaun bertambah lagi. Hanya mengalaman yg menjadi guru. Kawan2 menjadi cabaran. Keluarga pembakar semangat. Comércio de ouro belum pernah terancam. Betul la orang kata. Pengalaman tu guru terbaik. Yg pahitnya, kosnya amat tinggi. ele. X3. Aku bersyukur merasa market crash tahun lepas. Lepas ni, kedatangannya akan kusambut inyaallah. Tekad ku bulat. Dinding kupanjat, gaung ku seberangi. Kerana aku, tak ada pilihan lagi. Buat Semua. Forex adalah kerjaya. Sama seperti lainnya. Mungkin sedikit gramour. Tapi tak seindah mana. Postado no tradutor em tempo integral por munir hayonKisah seorang Trader Forex Dua tahun sudah akun trading online saya biarkan mati suri. Itung - itung masa penyembuhan dari segala rasa sakit dalam berdagang valas alias forex, mulai dari sakit hati sampai sakit dompet. Kini. Dua tahun rasanya sudah cukup untuk menjalani masa penyembuhan. Sudah waktunya untuk melakukan pemulihan, mulai icip-icip untuk kembali masuk ke dalam perdagangan forex. Kali ini pengin coba broker lokal yang terdaftar de BAPEPTI. Lagi nimbang-nimbang, mana yang lebih cocok dan masuk di hati. Buku-buku lama dibuka kembali, Tutorial de CD didengarkan kembali, navegando sana - navegando sini untuk cari referensi supaya tidak terjebak menjadi glamber, karena sejatinya jual beli forex adalah TRADING, bukan GAMBLING. Tapi dalam Trading Forex. Kita sangat mudah terpeleset dalam gambling. Lha terus gimana caranya agar TRADING tidak menjadi GAMBRA Banyak ilmu yang dibagikan para suhu di internet. Yang paling pokok adalah jangan berdagang tanpa ilmu. Karena jualan duren chatice kalau tanpa ilmu ya nggak beda sama judi (pernah bawa duren satu pick-up dari Lampung ke Jakarta di tutup terpal, sampai sana sudah jadi tempoyak semua). Ilmu paling dasar dalam forex adalah analisa telnikal dan fundamental, yang konon berlaku juga untuk pasar saham. Saya nggak tau apakah berlaku juga untuk passar komoditi dan pasar sembako di pasar tradisional. Tapi persoalannya adalah informasi teknikal dan fundamental banyak dan bejibun, bahkan kadang saling kotradiksi, dan itu sungguh bikin mumet. Kalau sudah mumet ya akhirnya principal kira-kira secara asal. Yaa ujung-ujungnya jadi gambler lagi. Konon yang kedua adalah emosi dan pengendalian diri. Ketika chart naik, jantung berdebar. Ketika turun jantung lebih berdebar lagi. Emosi akan semakin tak terkendali ketika sebentar-sebentar ngintip pergerakan forex yang terus naik turun. Jadi konon katanya jangan terlalu sering diintip, tetapkan saja jadwal ngintip yang teratur dengan rentang waktu yang direncanakan secara strategis (ketinggian nggak ya bahasanya ...) Yang berikutnya adalah strategi dan pengendalian resiko. Kapan mau dagang di pasar Eropa, kapan mau dagang di pasar Jepang mesti direncakaan dan dirancang dengan baik. Mau ambil untung berapa pipe, mau corte perda rugi berapa pipe, semua harus diatur dengan cermat dan konsisten. Tapi. Pikir punya pikir, rasanya dulu itu sudah dilakukan juga, sampai punya diary trading segala. Tapi anehnya. Kenapa kok masik terjebak dalam perangkap Jogos de azar. Sebenarnya sadar juga kok, kalau masih punya tabiat buruk, penyakit yang nggak ilang - ilang dari dulu. Sulit mempertahanlan DISIPLIN, KONSISTEN dan PERSISTEN dalam jangka panjang. Dalam trading forex kalau ingin berhasil untung harus menguasai 3 faktor hal utama. 1. Analisis teknikal (gráfico), analisis fundamental, analisis sentiment pasar (psikologi pasar) 2. Psikologis kepribadian (emosi, kesabaran, trauma ketakutan rugi, ingin cepat untung, dll.) 3. Gerenciamento de dinheiro (pengelolaan uang perdagangan peluang untung dan rugi ). Dalam perdagangan usaha apapun pasti ada untung dan rugi, dalam trading forex untung dan rugi bisa terjadi dengan sangat cepat sekali. Hal ini orang yang biasanya mengatakan negociando forex itu judi. Dari melihat beberapa hal di atas bisa dipastikan, bahwa forex bukanlah Judi, Karena trading forex ada ilmunya (bukan untung-untungan), dan orang jarang menguasainya karena harus belajar otodidak dan e pengalaman. Dan orang yang berhasil dalam trading forex sekitar 3-10, yang dapat diartikan bahwa lebih banyak orang yang mengalami kerugian dari pada untung. Akhirnya lebih banyak orang yang mengalami kerugian mengatakan trading forex itu judi. Banyak orang cerita tentang bisnis. Usaha, dagang dan lainnya dengan menggunakan istilah main. Seorang kawan bertanya, Lagi principal apa nih. Ajak-ajak kita donk. Yang ditanya menjawab, Lagi principal beras nih, kemarin ambil dari Karawang 120 toneladas. Terkadang kita menggunakan istilah yang lebih prokem sekedar untuk melembutkan atau menyamarkan suatu aktifitas, supaya tidak terlihat terlalu serius, terlalu rendah atau bahkan terlalu keren. Mau dibilang dagang, nanti kesannya pedagang asongan. Mau dibilang usaha, nanti diledekin kayak sudah jadi pengusaha besar aja. Mau dibilang bisnis, malu karena nilainya yang belum besar-besar amat. Tanpa kita sadari bahwa penggunaan istilah itu akan mempengaruhi pikiran bawah sadar kita, juga pikiran sadar kita bahkan sampai mempengaruhi tindakan, perilaku dan kebiasaan kita. Saya salah satu contohnya, sewaktu memulai usaha jualan air kemasan, kalau ada temen yang nanya selalu saya bilang, Ya mumpung saat ini status saya masih kerja, buat belajar, persiapan nanti kalau sudah ndak kerja lagi. Atau Buat kegiatan istri saya, biar belajar dagang, nanti kalau sudah nggak disini sudah mengerti bagaimana caranya berdagang. Jawaban merendah yang cukup klise. Akhirnya setelah 2 tahun dijalani, apa yang didapat Yang kami Dapat persis seperti yang saya katakan ketika ditanya orang-orang, yang intisarinya ada dua, yaitu belajar (hasilnya saya dapat pelajaran) dan kegiatan istri saya (hasilnya ya istri saya sibuk dan capek). Sekarang saya masuk ke dunia trading Forex, dan sudah setahun setengah dengan grafik akhir merugi. Kenapa Ini kutipan dari blognya pak William Perkasa: Mungkin karena pemahaman dan pengetahuan tentang forex kita yang sedikit itu (tidak juga), ataukah karena kita baru kenal konsep investasi ini (mungkin tidak juga) atau karena kita tidak percaya dengan kemampuan kita sehingga kita menyerahkan investasi Forex ini kepada orang lain agar berhasil (tetapi tidak juga). Intinya agar berhasil dibisnis ini kita harus memahami konsep bisnis ini. Ingat di forex kita investasi bukan forex principal. Jangan investasi di forex dibuat mainan. Ini lah yg utama yg membuat rata2 yg berinvestasi disini selalu merugi karena dibuat mainan. Yach gimana yang namanya mainan pasti tidak diseriusi, sudah siap kah kita menjalani bisnis investasi ini. Kalau tidak abaikan saja thread ini jgn dibaca karena investasi ini tidak cocok dengan ANDA. Dihadapan teman-teman, saya masih menggunakan istilah principal Forex, atau terkadang Forex itu mainan anak lelaki. Astaghfirulloh. Ternyata selama ini saya masih bermain-main. Kisah seorang Trader Forex Dua tahun sudah akun trading online saya biarkan mati suri. Itung - itung masa penyembuhan dari segala rasa sakit dalam berdagang valas alias forex, mulai dari sakit hati sampai sakit dompet. Kini. Dua tahun rasanya sudah cukup untuk menjalani masa penyembuhan. Sudah waktunya untuk melakukan pemulihan, mulai icip-icip untuk kembali masuk ke dalam perdagangan forex. Kali ini pengin coba broker lokal yang terdaftar de BAPEPTI. Lagi nimbang-nimbang, mana yang lebih cocok dan masuk di hati. Buku-buku lama dibuka kembali, Tutorial de CD didengarkan kembali, navegando sana - navegando sini untuk cari referensi supaya tidak terjebak menjadi glamber, karena sejatinya jual beli forex adalah TRADING, bukan GAMBLING. Tapi dalam Trading Forex. Kita sangat mudah terpeleset dalam gambling. Lha terus gimana caranya agar TRADING tidak menjadi GAMBRA Banyak ilmu yang dibagikan para suhu di internet. Yang paling pokok adalah jangan berdagang tanpa ilmu. Karena jualan duren chatice kalau tanpa ilmu ya nggak beda sama judi (pernah bawa duren satu pick-up dari Lampung ke Jakarta di tutup terpal, sampai sana sudah jadi tempoyak semua). Ilmu paling dasar dalam forex adalah analisa telnikal dan fundamental, yang konon berlaku juga untuk pasar saham. Saya nggak tau apakah berlaku juga untuk passar komoditi dan pasar sembako di pasar tradisional. Tapi persoalannya adalah informasi teknikal dan fundamental banyak dan bejibun, bahkan kadang saling kotradiksi, dan itu sungguh bikin mumet. Kalau sudah mumet ya akhirnya principal kira-kira secara asal. Yaa ujung-ujungnya jadi gambler lagi. Konon yang kedua adalah emosi dan pengendalian diri. Ketika chart naik, jantung berdebar. Ketika turun jantung lebih berdebar lagi. Emosi akan semakin tak terkendali ketika sebentar-sebentar ngintip pergerakan forex yang terus naik turun. Jadi konon katanya jangan terlalu sering diintip, tetapkan saja jadwal ngintip yang teratur dengan rentang waktu yang direncanakan secara strategis (ketinggian nggak ya bahasanya ...) Yang berikutnya adalah strategi dan pengendalian resiko. Kapan mau dagang di pasar Eropa, kapan mau dagang di pasar Jepang mesti direncakaan dan dirancang dengan baik. Mau ambil untung berapa pipe, mau corte perda rugi berapa pipe, semua harus diatur dengan cermat dan konsisten. Tapi. Pikir punya pikir, rasanya dulu itu sudah dilakukan juga, sampai punya diary trading segala. Tapi anehnya. Kenapa kok masik terjebak dalam perangkap Jogos de azar. Sebenarnya sadar juga kok, kalau masih punya tabiat buruk, penyakit yang nggak ilang - ilang dari dulu. Sulit mempertahanlan DISIPLIN, KONSISTEN dan PERSISTEN dalam jangka panjang. Dalam trading forex kalau ingin berhasil untung harus menguasai 3 faktor hal utama. 1. Analisis teknikal (gráfico), analisis fundamental, analisis sentiment pasar (psikologi pasar) 2. Psikologis kepribadian (emosi, kesabaran, trauma ketakutan rugi, ingin cepat untung, dll.) 3. Gerenciamento de dinheiro (pengelolaan uang perdagangan peluang untung dan rugi ). Dalam perdagangan usaha apapun pasti ada untung dan rugi, dalam trading forex untung dan rugi bisa terjadi dengan sangat cepat sekali. Hal ini orang yang biasanya mengatakan negociando forex itu judi. Dari melihat beberapa hal di atas bisa dipastikan, bahwa forex bukanlah Judi, Karena trading forex ada ilmunya (bukan untung-untungan), dan orang jarang menguasainya karena harus belajar otodidak dan e pengalaman. Dan orang yang berhasil dalam trading forex sekitar 3-10, yang dapat diartikan bahwa lebih banyak orang yang mengalami kerugian dari pada untung. Akhirnya lebih banyak orang yang mengalami kerugian mengatakan trading forex itu judi. Banyak orang cerita tentang bisnis. Usaha, dagang dan lainnya dengan menggunakan istilah main. Seorang kawan bertanya, Lagi principal apa nih. Ajak-ajak kita donk. Yang ditanya menjawab, Lagi principal beras nih, kemarin ambil dari Karawang 120 toneladas. Terkadang kita menggunakan istilah yang lebih prokem sekedar untuk melembutkan atau menyamarkan suatu aktifitas, supaya tidak terlihat terlalu serius, terlalu rendah atau bahkan terlalu keren. Mau dibilang dagang, nanti kesannya pedagang asongan. Mau dibilang usaha, nanti diledekin kayak sudah jadi pengusaha besar aja. Mau dibilang bisnis, malu karena nilainya yang belum besar-besar amat. Tanpa kita sadari bahwa penggunaan istilah itu akan mempengaruhi pikiran bawah sadar kita, juga pikiran sadar kita bahkan sampai mempengaruhi tindakan, perilaku dan kebiasaan kita. Saya salah satu contohnya, sewaktu memulai usaha jualan air kemasan, kalau ada temen yang nanya selalu saya bilang, Ya mumpung saat ini status saya masih kerja, buat belajar, persiapan nanti kalau sudah ndak kerja lagi. Atau Buat kegiatan istri saya, biar belajar dagang, nanti kalau sudah nggak disini sudah mengerti bagaimana caranya berdagang. Jawaban merendah yang cukup klise. Akhirnya setelah 2 tahun dijalani, apa yang didapat Yang kami dapat persis seperti yang saya katakan ketika ditanya orang-orang, yang intisarinya ada dua, yaitu belajar (hasilnya saya dapat pelajaran) dan kegiatan istri saya (hasilnya ya istri saya sibuk dan capek). Sekarang saya masuk ke dunia trading Forex, dan sudah setahun setengah dengan grafik akhir merugi. Kenapa Ini kutipan dari blognya pak William Perkasa: Mungkin karena pemahaman dan pengetahuan tentang forex kita yang sedikit itu (tidak juga), ataukah karena kita baru kenal konsep investasi ini (mungkin tidak juga) atau karena kita tidak percaya dengan kemampuan kita sehingga kita menyerahkan investasi Forex ini kepada orang lain agar berhasil (tetapi tidak juga). Intinya agar berhasil dibisnis ini kita harus memahami konsep bisnis ini. Ingat di forex kita investasi bukan forex principal. Jangan investasi di forex dibuat mainan. Ini lah yg utama yg membuat rata2 yg berinvestasi disini selalu merugi karena dibuat mainan. Yach gimana yang namanya mainan pasti tidak diseriusi, sudah siap kah kita menjalani bisnis investasi ini. Kalau tidak abaikan saja thread ini jgn dibaca karena investasi ini tidak cocok dengan ANDA. Dihadapan teman-teman, saya masih menggunakan istilah principal Forex, atau terkadang Forex itu mainan anak lelaki. Astaghfirulloh. Ternyata selama ini saya masih bermain-main.

No comments:

Post a Comment